Sabtu, April 11, 2026
spot_img

Bupati Karawang dan Gubernur Jabar Bahas Revitalisasi 14 Ribu Hektare Tambak Pantura

Karawang | terastv.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan ke Lembur Pakuan, Subang, untuk bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Jumat (20/2/2026). Pertemuan tersebut membahas program strategis revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat yang akan dilaksanakan secara lintas kabupaten dan terintegrasi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Karawang menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepemimpinan Gubernur Jawa Barat dalam mendorong program revitalisasi tambak yang berorientasi jangka panjang dan berkelanjutan.

Menurutnya, kawasan Pantura Jawa Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, banyak tambak mengalami penurunan produktivitas akibat faktor lingkungan, seperti banjir rob, abrasi, pendangkalan saluran, perubahan fungsi lahan, serta keterbatasan infrastruktur dan teknologi.

Baca Juga  Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

“Revitalisasi ini tidak hanya untuk menghidupkan kembali tambak yang ada, tetapi juga mendorong pengelolaan perikanan budidaya yang lebih ramah lingkungan, berbasis teknologi, dan sejalan dengan konsep ekonomi biru,” ujar Aep.

Data mencatat, sekitar 78.550 hektare tambak di Pantura Jawa Barat berada dalam kondisi tidak produktif dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Program revitalisasi ini diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan tersebut.

Bagi Kabupaten Karawang, program ini dinilai memiliki arti penting. Karawang memiliki potensi lahan tambak seluas 6.209 hektare yang tersebar di Kecamatan Batujaya, Cibuaya, Pakisjaya, dan Tirtajaya.

Baca Juga  Melalui Pemeriksaan LKPD 2025, Aep Syaepuloh Dorong Tata Kelola Keuangan Daerah yang Lebih

Dari total rencana revitalisasi Pantura seluas ±14.090,38 hektare di empat kabupaten, Karawang menjadi wilayah dengan luasan terbesar dan direncanakan masuk tahap pertama pelaksanaan pada tahun 2026.

Revitalisasi tambak tersebut diyakini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir, meningkatkan pendapatan petambak dan nelayan, memperkuat ekosistem hulu-hilir perikanan, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Kemendag dan Komite III DPD RI Bahas Revisi UU Perlindungan Konsumen

JAKARTA | Terastv.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Komite III DPD RI menggelar rapat kerja guna membahas penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan atas...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal