Karawang, terastv.com — Perusahaan pengembang properti Galuh Mas Group menyalurkan bantuan berupa paket makanan siap santap kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang.
Bantuan tersebut diserahkan kepada para pengungsi yang saat ini menempati lokasi penampungan di kawasan Resinda Karawang.
Para pengungsi merupakan warga Kecamatan Telukjambe Timur yang terdampak banjir berulang dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data posko pengungsian, tercatat sebanyak 783 jiwa mengungsi, terdiri dari orang dewasa, anak-anak, balita, hingga lansia.
Mereka berasal dari Desa Purwadana dan Desa Sukamakmur.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Telukjambe Timur, Hj. Eli Laeli Komala, menyampaikan bahwa kondisi pengungsian telah berlangsung sekitar tiga minggu. Menurutnya, warga sempat kembali ke rumah saat air surut, namun terpaksa kembali mengungsi ketika banjir kembali melanda.
“Warga kadang pulang saat air surut, lalu dua hari kemudian kembali ke pengungsian karena banjir datang lagi,” ujarnya.
Ia berharap ke depan persoalan banjir dapat ditangani secara lebih optimal agar warga tidak terus mengalami kondisi serupa setiap kali curah hujan meningkat.
Apresiasi atas bantuan tersebut juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Asisten Administrasi Umum (Asda III) Setda Karawang, Arief Bijaksana Maryugo. Ia mengucapkan terima kasih kepada Galuh Mas Group atas kepedulian yang diberikan kepada korban banjir di Telukjambe Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Galuh Mas Group atas bantuannya. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban para pengungsi,” katanya.
Sementara itu, Humas dan Perizinan Galuh Mas Group, R. Tedjasuria, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan empati perusahaan terhadap warga yang terdampak banjir.
“Atas dasar empati, kami memberikan bantuan bagi warga Purwadana dan Sukamakmur yang saat ini berada di pengungsian Resinda. Kami berharap banjir tidak terus berulang dan upaya penanganan dari pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Bantuan makanan siap santap ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan harian para pengungsi selama berada di posko, sekaligus menjadi dukungan moral bagi warga yang terdampak banjir berulang




