terastv.com Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar.
“MBG kita sudah sampai 60 juta (penerima) hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026, paling lambat,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG saat ini didukung oleh ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan kondisi sekarang saja hari ini MBG telah, ada dapur SPPG yang sudah operasional 22.275 dapur operasional, dalam proses penilaian dan pengajuan 13.829,” kata Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa keberadaan dapur-dapur tersebut menjadi faktor utama dalam penyerapan tenaga kerja secara langsung.
“Dengan 22 ribu saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta. 22 kali 5 orang yang digaji tiap hari. Sudah kita ciptakan lapangan kerja 1 juta,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis ditargetkan terus diperluas hingga menjangkau 82 juta penerima manfaat pada akhir 2026.
Pemerintah menilai perluasan program MBG akan memberikan dampak ganda, yakni peningkatan kualitas gizi masyarakat serta penguatan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal.




