JAKARTA, terastv.com – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak Menteri Perhubungan untuk mempertimbangkan pelarangan penggunaan sepeda motor untuk mudik Lebaran, khususnya perjalanan jarak jauh lintas provinsi. Usulan tersebut disampaikan menyusul tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua setiap musim arus mudik.
Dalam rapat kerja bersama Menteri Perhubungan, Huda mengungkapkan bahwa hampir separuh kasus kecelakaan selama periode angkutan Lebaran melibatkan sepeda motor. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan jutaan pemudik.
“Saya mohon dikaji ulang, apakah memungkinkan tahun ini diterapkan larangan penggunaan sepeda motor untuk mudik Lebaran, terutama lintas provinsi,” ujar Huda.
Ia menilai pemerintah masih memiliki waktu untuk melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan penerapan kebijakan tersebut pada musim mudik tahun ini. Langkah itu dinilai penting guna menekan angka kecelakaan yang terus berulang setiap periode Lebaran.
Huda menegaskan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Pasalnya, penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh dinilai memiliki tingkat risiko yang tinggi, baik karena faktor kelelahan pengendara, kondisi kendaraan, maupun kepadatan lalu lintas.
“Kita perlu memastikan keselamatan pemudik, karena penggunaan sepeda motor dari tahun ke tahun sangat tinggi tingkat risikonya,” katanya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa jika kebijakan larangan tersebut diberlakukan, pemerintah wajib menyiapkan alternatif transportasi yang memadai. Salah satu opsi yang diusulkan adalah penambahan armada bus serta penguatan moda transportasi lain guna mengakomodasi pemudik yang selama ini mengandalkan sepeda motor.
Menurutnya, ketersediaan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau menjadi kunci agar kebijakan tersebut tidak memberatkan masyarakat.
Sumber : CNBC




