KARAWANG | Terastv.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan halal bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi antar pengurus dan kader. Acara yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Pemda Kabupaten Karawang, Minggu (5/4/2026), ini menjadi ruang saling memaafkan serta memperkuat kebersamaan pasca-Idul Fitri.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri ratusan pengurus PKS tingkat kecamatan dan kabupaten, serta para pembimbing. Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani S., hadir bersama jajaran pengurus dan kader.
Turut hadir Wakil Ketua III DPRD Karawang H. Tatang Taufik (Jitang) serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Budiwanto.
Pada kesempatan itu, Kepala Staf Presiden PKS Pipin Sopyan menyampaikan sambutan sekaligus ucapan halal bihalal kepada seluruh peserta yang hadir.
Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani S., menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pasca-Idul Fitri yang tidak hanya berorientasi pada tradisi, tetapi juga penguatan soliditas internal partai.
“Halal bihalal ini menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah, menyatukan semangat, dan memperkuat kebersamaan seluruh kader PKS di Karawang,” ujar Adin dalam keterangannya.
Adin Jaelani S. menegaskan komitmen PKS untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, sebagaimana dukungan yang telah diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Maslani.
“Kami ingin memastikan PKS tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ujar Adin.
Ia menambahkan, PKS akan terus mendukung jalannya pemerintahan sekaligus memberikan masukan dan kritik yang konstruktif demi kemajuan daerah.
Terkait arah politik ke depan, PKS Karawang berencana menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada September mendatang sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepengurusan.
“PKS adalah partai kader. Umumnya kepengurusan DPD hanya satu periode sebagai bagian dari proses kaderisasi,” jelasnya.
Adin juga memastikan bahwa hubungan antara PKS dan pemerintah daerah tetap berjalan harmonis, sekaligus membantah adanya isu perpecahan.
“Tidak ada isu pecah kongsi. PKS tetap sejalan dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan halal bihalal ini juga didukung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merupakan bagian dari anggota PKS.
Kehadiran UMKM tersebut turut meramaikan acara sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi kader.
Memasuki periode 2025–2029, PKS Karawang akan memfokuskan diri pada penguatan konsolidasi internal, peningkatan kualitas kaderisasi, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat melalui peran anggota legislatif yang dimiliki.




