KARAWANG | Terastv.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang mengimbau masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap menjaga keamanan informasi selama menjalankan work from home (WFH).
Melalui unggahan resmi di media sosial, Diskominfo Karawang menekankan bahwa kebijakan WFH yang diterapkan pemerintah daerah bertujuan mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), tanpa mengurangi kualitas kinerja dan pelayanan publik.
“Kerja dari rumah bukan berarti santai. Kinerja tetap harus optimal dan pelayanan publik harus tetap berjalan,” demikian pesan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Dalam panduan tersebut, Diskominfo merinci sejumlah langkah yang perlu dilakukan (do’s) untuk menjaga keamanan data selama WFH. Di antaranya memastikan telah mendapatkan izin resmi dari atasan, menggunakan perangkat kerja yang telah terverifikasi, serta memisahkan penggunaan email kedinasan dan pribadi.
Selain itu, pengguna juga diingatkan untuk hanya mengakses sistem melalui jaringan yang terpercaya serta mengirimkan data melalui kanal resmi guna menghindari kebocoran informasi.
Di sisi lain, Diskominfo juga mengingatkan sejumlah hal yang harus dihindari (don’ts), seperti bekerja di ruang publik yang memungkinkan layar terlihat orang lain, menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman, serta melakukan login akun kedinasan di perangkat yang tidak terpercaya.
Langkah-langkah ini dinilai penting guna menjaga kerahasiaan data organisasi di tengah meningkatnya pola kerja fleksibel.
Diskominfo Karawang berharap, dengan penerapan disiplin keamanan informasi, produktivitas kerja tetap terjaga sekaligus meminimalisir risiko kebocoran data di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum.
“WFH itu fleksibel, tapi tanggung jawab dan keamanan tetap harus diutamakan,” tutup imbauan tersebut.




