BEKASI, TERASTV.COM — Pemerintah Kabupaten Bekasi memperingati Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan apel pagi di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2025).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, dan diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah desa se-Kabupaten Bekasi.
Dalam amanatnya, dr. Asep menegaskan bahwa apel pagi tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, tetapi juga bagian dari peringatan Hari Desa Tahun 2026.
Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan penting untuk merefleksikan kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah maupun nasional.
“Momentum ini mengajak kita semua untuk merefleksi kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan nasional,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa perkembangan desa di Kabupaten Bekasi menunjukkan capaian yang membanggakan. Berdasarkan Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa Tahun 2025, Kabupaten Bekasi kini memiliki 83 desa berstatus mandiri, 55 desa berstatus maju, dan 41 desa berstatus berkembang.
“Yang patut menjadi kebanggaan kita bersama, Kabupaten Bekasi sudah tidak memiliki desa berstatus tertinggal maupun sangat tertinggal,” tegasnya.
Menurut dr. Asep, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kecamatan, serta dukungan aktif dari berbagai elemen masyarakat.
Atas dasar itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kemajuan desa.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada perangkat daerah, para kepala desa, perangkat desa, para camat, dan seluruh ASN yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan dan kemajuan desa-desa di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Bekasi juga mengucapkan selamat kepada 23 desa dan 2 kelurahan yang berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai desa dan kelurahan berkinerja terbaik dalam Anugerah Gerapura Sri Baduga tingkat kecamatan, serta satu desa terbaik tingkat Kabupaten Bekasi.
Meski demikian, dr. Asep mengingatkan bahwa pembangunan desa ke depan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk faktor alam dan dinamika lingkungan yang perlu diantisipasi secara bersama-sama.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan Hari Desa Tahun 2026 sebagai penguat komitmen dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan tangguh.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Desa ini sebagai penguat komitmen untuk terus membangun desa yang maju, mandiri, dan tangguh demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.




