Karawang | terastv.com– Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Karawang Diguncang Jalan Berlubang” pada Senin (02/02/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak dan berlubang di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dalam aksi tersebut, massa sempat mencoba menutup jalur Pantura di depan kawasan McDonald’s Klari sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya perbaikan jalan. Namun, upaya penutupan jalur tersebut dibubarkan oleh aparat kepolisian. Polisi juga memadamkan api yang sempat dinyalakan massa serta melipat sejumlah spanduk aksi.
Usai dibubarkan, para pengunjuk rasa memindahkan lokasi aksi ke Kantor PPK 1 Jawa Barat yang merupakan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di wilayah Karawang.
Dalam tuntutannya, massa mendesak pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat agar segera melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan rusak. Mereka juga meminta agar tidak terjadi lagi saling lempar tanggung jawab antarinstansi terkait status dan kewenangan jalan.
Pengunjuk rasa menegaskan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama pemerintah. Mereka mengusung prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto, yang berarti keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.
Massa aksi juga menyatakan akan bergabung dengan kelompok warga dari Jatisari, Cikampek, dan Jomin untuk mengepung Kantor PPK 1 Jawa Barat sebagai bentuk tekanan agar perbaikan jalan segera direalisasikan.




