Jumat, April 3, 2026
spot_img

Anggota DPR RI PDIP Asal Gresik Soroti Tiket Pesawat Mahal & Buruknya Layanan Maskapai Indonesia

GRESIK | Terastv.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, menyoroti tingginya harga tiket pesawat domestik dan buruknya layanan maskapai.

Hal itu dinilai menjadi penghambat utama kebangkitan pariwisata nasional.

Diketahui, sektor pariwisata Indonesia saat ini sebenarnya tengah mengalami kebangkitan yang signifikan.

Namun demikian, dalam persaingan global, Indonesia justru mulai tertinggal dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam yang semakin agresif menarik wisatawan mancanegara.

Menurut Legislatif Muda Dapil X Jatim, ketertinggalan sektor pariwisata ini, kata Nila, tidak semata-mata disebabkan oleh kurangnya promosi. 8220912427

Ia menilai, Kementerian Pariwisata telah terus melakukan berbagai upaya pemasaran.

Akan tetapi, persoalan mendasar yang bersifat struktural hingga kini belum terselesaikan.

“Berdasarkan evaluasi dalam berbagai rapat sebelumnya, persoalan utama kita terletak pada konektivitas ke destinasi yang masih terbatas, biaya perjalanan domestik yang mahal, serta kesiapan layanan di daerah yang belum konsisten,” papar Nila Yani.

Baca Juga  Satpol PP Sita Barang PKL Berjualan di Kawasan Terlarang

“Ini yang membuat wisatawan, termasuk wisatawan domestik, lebih memilih ke luar negeri karena dianggap lebih mudah dan pasti,” lanjutnya.

Pihaknya juga menyoroti keluhan masyarakat terkait tingginya harga tiket pesawat domestik.

Bahkan, pada momentum libur panjang terakhir, biaya perjalanan ke sejumlah destinasi dalam negeri justru lebih mahal dibandingkan perjalanan ke luar negeri.

“Ini adalah persoalan berulang yang tidak bisa terus dibiarkan tanpa solusi yang jelas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, Nila Yani menyoroti kualitas layanan maskapai domestik yang dinilai masih jauh dari harapan.

Ia mengungkapkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan penerbangan tanpa kepastian, kebersihan pesawat yang kurang terjaga, hingga minimnya perawatan dan pembaruan fasilitas di dalam pesawat.

“Kondisi ini tentu berdampak langsung pada citra pariwisata Indonesia di mata wisatawan.”

“Jika tiket domestik lebih mahal dari internasional dan pelayanan maskapai seperti ini, maka wajar jika publik mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap pariwisata nasional,” ujarnya.

Baca Juga  KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono di Bandung, Terkait Kasus Suap Proyek Bekasi

Politisi muda PDI Perjuangan tersebut mendorong pemerintah untuk segera melakukan komunikasi lintas sektor guna menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh.

“Saya mendorong agar penyusunan program kerja ke depan lebih berani dan terintegrasi lintas kementrian dan lembaga mengenai transportasi, harga tiket, konektivitas, dan yang paling penting hari ini adalah keberlanjutan lingkungan (khususnya di destinasi proritas).”

“Yang tidak kalah penting juga adalah memastikan kualitas hidup masyarakat di destinasi wisata benar-benar meningkat. Disparitas antar daerah masih lebar, dan pariwisata seharusnya menjadi alat pemerataan, bukan justru memperdalam ketimpangan,” bebernya.

Nila Yani mendorong agar penyusunan program kerja ke depan dilakukan secara lebih berani dan terintegrasi lintas kementerian dan lembaga.

Khususnya dalam hal transportasi, harga tiket, konektivitas, serta keberlanjutan lingkungan di destinasi prioritas.

Sumber : jatim.tribunnews.com

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Pemkab Karawang Siap Terapkan WFH Setiap Rabu, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Karawang | Terastv.com - Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan kesiapan dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sebagai bagian dari langkah efisiensi dan penyesuaian kebijakan...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal