Jumat, April 17, 2026
spot_img

Dirut RSUD Jatisari Datangi Pasien, Tegaskan Perbaikan Layanan IGD Lebih Cepat

KARAWANG | Terastv.com – Di ruang gawat darurat, setiap menit memiliki arti penting. Saat pasien datang dalam kondisi kritis, keluarga hanya berharap satu hal: pertolongan secepat mungkin. Namun harapan itu sempat berubah menjadi kecemasan di RSUD Jatisari, Kabupaten Karawang, setelah muncul laporan seorang pasien diduga belum memperoleh penanganan awal secara maksimal di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (16/4/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah keluarga pasien menyampaikan kondisi IGD saat itu penuh dan pelayanan dinilai belum berjalan optimal.

Bahkan, keluarga menyebut pasien membutuhkan penanganan cepat di tengah keterbatasan petugas yang siaga saat itu.

Menanggapi sorotan tersebut, manajemen RSUD Jatisari bergerak cepat. Pihak rumah sakit menunjukkan sikap tanggung jawab dengan mendatangi pasien dan keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun di Karawang Picu Sorotan: Dugaan Pengemudi Kurang Konsentrasi Jadi Peringatan Serius

Direktur RSUD Jatisari, dr. Anisah, M. Epid., datang ke Rumah Sakit Izza Cikampek, tempat pasien kini menjalani perawatan lanjutan. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan penyesalan atas ketidaknyamanan yang dialami pasien dan keluarga.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga pasien. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar ke depan pelayanan, terutama di IGD, dapat berjalan lebih optimal,” ujar dr. Anisah.

Ia menegaskan, kejadian tersebut menjadi catatan serius bagi manajemen rumah sakit. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan, khususnya terkait kesiapan layanan darurat, ketersediaan tenaga medis, sistem antrean pasien, serta kecepatan respons dalam kondisi kritis.

Menurutnya, IGD merupakan garda terdepan pelayanan rumah sakit, sehingga mutu layanan di unit tersebut harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Mendag Hadiri Rakortas Ekonomi, Tegaskan Indonesia Tak Alami Excess Capacity dalam Investigasi USTR

Sikap terbuka dan responsif dari pihak RSUD Jatisari mendapat apresiasi dari keluarga pasien. Dalam suasana haru, keluarga menerima permohonan maaf tersebut dengan lapang dada.

Keluarga juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, serta meminta peningkatan pelayanan agar pasien yang datang dalam kondisi darurat dapat segera ditangani tanpa hambatan.

Langkah cepat yang dilakukan manajemen RSUD Jatisari dinilai sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan publik. Permintaan maaf secara langsung sekaligus evaluasi internal menunjukkan upaya perbaikan yang nyata di tengah sorotan masyarakat.

Ke depan, RSUD Jatisari diharapkan mampu terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, profesional, cepat, serta humanis bagi seluruh warga Kabupaten Karawang.

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik

KARAWANG | Terastv.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) bukan berarti hari libur. Seluruh aparatur sipil negara (ASN)...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal