GoKar
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Prabowo Paparkan Arah Politik Luar Negeri RI, Peran BoP Dinilai Opsi Realistis Kawal Gaza

terastv.com Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penjelasan mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya terkait keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) serta upaya mendorong penyelesaian konflik Palestina. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama tokoh diplomasi, akademisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berlandaskan pada prinsip kemanusiaan, perdamaian dunia, dan kepentingan nasional. Ia menyebut keterlibatan Indonesia dalam BoP merupakan bagian dari ikhtiar diplomatik untuk berkontribusi aktif dalam mengawal masa transisi pascakonflik di Gaza.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai pandangan Presiden Prabowo mencerminkan pendekatan yang realistis terhadap dinamika geopolitik global. Menurut Dino, saat ini BoP menjadi satu-satunya opsi yang tersedia untuk memastikan proses transisi di Gaza dapat diawasi secara internasional.

Baca Juga  Delapan Klub Siap Bertanding di Piala Presiden 2026, Bandung dan Surabaya Ditetapkan Menjadi Tuan Rumah

Dino juga mengapresiasi sikap Presiden yang memahami secara mendalam berbagai tantangan dan risiko geopolitik yang mungkin muncul dari keterlibatan tersebut. Ia menilai Presiden tetap bersikap hati-hati dengan membuka opsi bagi Indonesia untuk menarik diri apabila keikutsertaan dalam BoP bertentangan dengan prinsip dasar politik luar negeri dan kepentingan nasional.

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menyoroti bahwa keputusan Indonesia bergabung dalam BoP tidak diambil secara sepihak. Menurutnya, langkah tersebut didahului oleh konsultasi intensif dengan sejumlah negara yang memiliki mayoritas penduduk Muslim.

Baca Juga  Youth & Sports Diplomacy Semakin Kuat, Masuk Capaian Strategis dalam MoU Presiden Prabowo-PM Lawrence Wong

Hassan menjelaskan, terdapat delapan negara Islam yang terlibat dalam proses konsultasi tersebut. Negara-negara ini diharapkan dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam pengambilan keputusan BoP agar tetap selaras dengan tujuan kemanusiaan serta kepentingan rakyat Palestina.

Melalui pendekatan diplomasi multilateral ini, pemerintah Indonesia berharap dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian yang berkeadilan. Keterlibatan Indonesia dalam BoP disebut sebagai bentuk komitmen aktif untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi internasional.

Sumber: BPMI Setpres

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Viral TKA China di Karawang, Imigrasi Tegaskan Seluruh Izin Kerja dan Dokumen Sudah Sesuai Aturan

KARAWANG | Terastv.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China diduga bekerja sebagai pekerja...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal