GoKar
Senin, Oktober 19, 2026
spot_img

MBG Direncanakan Dipangkas Jadi 5 Hari, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp 40 Triliun

JAKARTA | Terastv.com – Pemerintah berencana melakukan efisiensi anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi hari operasional. Kebijakan tersebut diperkirakan mampu menghemat hingga Rp 40 triliun per tahun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa jumlah hari penyaluran MBG akan dikurangi dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi global yang bergejolak.

Ia menyebutkan, perhitungan awal menunjukkan potensi penghematan yang cukup signifikan, meskipun angka tersebut masih bersifat kasar dan berpotensi berubah.

Baca Juga  Poponcol Geruduk BPN Karawang, Desak Kepastian Sertifikat hingga Pertanyakan Siteplan Podomoro Parkland

Kebijakan ini, lanjutnya, bukan berasal dari Kementerian Keuangan, melainkan merupakan usulan dari Badan Gizi Nasional (BGN). BGN menilai efisiensi masih dapat dilakukan tanpa mengganggu tujuan utama program.

Purbaya menegaskan bahwa rencana tersebut saat ini masih dalam tahap usulan dan dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Keputusan final akan menunggu laporan resmi dari Kepala BGN, Dadan Hindayana, kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan, efisiensi anggaran MBG belum termasuk dalam total penghematan yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya. Pemerintah memastikan setiap kebijakan akan mempertimbangkan efektivitas program serta kondisi ekonomi nasional.

Baca Juga  Prestasi Bupati Aep Terancam Tertutup Paving Blok Tuparev, Askun: Jangan Sampai Image Rusak!

Pengumuman resmi terkait kebijakan ini dijadwalkan akan disampaikan langsung oleh pihak BGN setelah melalui pembahasan lebih lanjut dengan Presiden.

Sumber : Compas.com

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Di Balik Tumpukan Kayu dan Besi di Wadas, Ada Pertanyaan soal Asal Barang, Lahan, dan Perizinan

KARAWANG | Terastv.com — Aktivitas penampungan dan jual-beli material bekas berupa kayu, plywood, besi hingga pelat di Jalan Interchange Karawang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal