JAKARTA | Terastv.com – Pemerintah berencana melakukan efisiensi anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi hari operasional. Kebijakan tersebut diperkirakan mampu menghemat hingga Rp 40 triliun per tahun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa jumlah hari penyaluran MBG akan dikurangi dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi global yang bergejolak.
Ia menyebutkan, perhitungan awal menunjukkan potensi penghematan yang cukup signifikan, meskipun angka tersebut masih bersifat kasar dan berpotensi berubah.
Kebijakan ini, lanjutnya, bukan berasal dari Kementerian Keuangan, melainkan merupakan usulan dari Badan Gizi Nasional (BGN). BGN menilai efisiensi masih dapat dilakukan tanpa mengganggu tujuan utama program.
Purbaya menegaskan bahwa rencana tersebut saat ini masih dalam tahap usulan dan dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Keputusan final akan menunggu laporan resmi dari Kepala BGN, Dadan Hindayana, kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia menambahkan, efisiensi anggaran MBG belum termasuk dalam total penghematan yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya. Pemerintah memastikan setiap kebijakan akan mempertimbangkan efektivitas program serta kondisi ekonomi nasional.
Pengumuman resmi terkait kebijakan ini dijadwalkan akan disampaikan langsung oleh pihak BGN setelah melalui pembahasan lebih lanjut dengan Presiden.
Sumber : Compas.com




