Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Sekolah Rakyat Trenggalek Tempa Gadis Kembar Optimistis Gapai Cita-Cita

Trenggalek | Terastv.com – Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi sejumlah anak yang mengalami masalah keluarga agar selalu optimistis meraih cita-cita di masa depan.

Gadis kembar asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Nur Khusnul Khotimah dan Nur Uswatun Khasanah nasibnya kurang beruntung karena kehilangan kasih sayang sang ibu. Imah dan Sanah, panggilan keduanya pun memilih menimba ilmu jenjang sekolah menengah pertama di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 50 Trenggalek.

Pilihan tersebut dinilai tepat karena sang ayah Agus Sugono sehari-hari berjualan cimol di Alun-Alun Trenggalek dengan penghasilan tak menentu. Sementara itu, Karyatun, sang ibu disinyalir bekerja di luar kota. Imah dan Sanah sudah lama sekali tidak berjumpa dengan Karyatun.

“Terakhir ketemu masih kelas 4 SD. Habis itu enggak pernah ketemu lagi,” kata Imah.

Baca Juga  Wamenkeu Suahasil Nazara: Ketidakpastian Global Jadi New Normal, ASEAN Harus Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan

Sejak saat itu, Imah dan Sanah hanya tinggal dengan sang ayah dan adiknya. Imah bercerita, sikap ibunya pun berubah setelah bekerja di luar kota.

Sang ibu tak pernah mengirimkan uang untuk keluarganya. Bahkan, Imah mengungkapkan, ibunya pun bersikap tak acuh kepada anak-anaknya. Suatu ketika sang ibu kembali kampung halaman tempat mereka berdomisili. Namun, Karyatun lebih memilih tinggal di rumah orangtuanya di satu wilayah yang sama.

Imah dan Sanah sudah mencoba untuk menemui ibunya itu, tetapi kehadiran mereka ditolak. “Ibu enggak mau ketemu kita. Terus ibuku tuh katanya ngomong ke orang-orang enggak kenal sama kita. Kita udah dibuang seperti sampah, gitu katanya orang-orang,” ujar Imah dengan suara bergetar.

Meski kondisi keluarganya tak lagi utuh, Imah dan Sanah tidak ingin larut terlalu lama dalam kesedihan. Mereka pun memilih bangkit dan bersemangat dalam menyelesaikan pendidikan formal.

Baca Juga  Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Kejar Pertumbuhan 8 Persen

Imah dan Sanah memiliki cita-cita yang sama, yakni menjadi pengusaha. Keduanya ingin membantu sang ayah agar memilki kehidupan dan kondisi ekonomi yang lebih baik.

“Kita dari dulu sudah biasa jualan kecil-kecilan, kayak jual risol gitu. Soalnya pengen bantu bapak nyari duit,” ucap Imah.

Kini, Imah dan Sanah tengah menimba ilmu di SRT 50 Trenggalek untuk merajut cita-cita. Sejak masuk Sekolah Rakyat, anak kembar ini mengaku tidak khawatir mengenai kebutuhan perlengkapan sekolah, hingga makanan.

“Di sini semuanya sudah disediakan. Aku juga bisa makan enak tiap hari. Senang sekali di Sekolah Rakyat,” ucap Imah.

Sumber : Kemensos RI 

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Lapas Karawang Deklarasi Perang terhadap HP Ilegal, Narkoba dan Penipuan, APH Turun Langsung

Karawang, Terastv.com— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menggelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan secara serentak bersama seluruh Unit...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal