MALANG | Terastv.com Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di wilayah Malang Raya. Sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan dipusatkan di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang dan terlaksana melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kota Malang.
Peserta donor darah berasal dari berbagai unsur, mulai dari petugas pemasyarakatan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), hingga peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Mereka merupakan perwakilan dari tiga UPT Pemasyarakatan di Malang Raya, yakni Lapas Kelas I Malang, Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, dan Balai Pemasyarakatan Malang.
Sejak pagi hari, suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta secara sukarela mengikuti seluruh tahapan donor darah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah, hingga proses pengambilan darah oleh tim medis PMI.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Toar, mengatakan kegiatan donor darah menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa insan pemasyarakatan tidak hanya menjalankan tugas pembinaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir bukan hanya di balik tembok lembaga, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Christo Toar.
Menurutnya, donor darah merupakan aksi kemanusiaan sederhana namun memiliki dampak besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama.
“Setetes darah yang didonorkan hari ini bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk bakti kami untuk negeri,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini juga penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.
“Sinergi antar-UPT di Malang Raya harus terus dijaga. Kegiatan bersama seperti ini mempererat solidaritas sekaligus membangun budaya kerja yang positif,” tambahnya.
Donor darah tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah PMI, kegiatan ini dinilai mampu menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di kalangan pegawai pemasyarakatan.
Dengan mengusung tema Pemasyarakatan Peduli, jajaran pemasyarakatan di Malang Raya menegaskan komitmennya untuk terus hadir, berkontribusi, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.




