GoKar
Kamis, Juli 23, 2026
spot_img

Para Pedagang Pasar Keluhkan Soal Ketertiban dan Kenyamanan Lingkungan Pasar Cikampek 1

KARAWANG | Terastv.com – Para pedagang yang tergabung pada Ikatan Pedagang Pasar Cikampek 1 (IPPTU) mengeluhkan persoalan ketertiban, kenyamanan dan kondisifitas di lingkungan pasar tersebut.

Pasalnya, masih ada praktek pungutan liar (pungli), tak ada perawatan gedung dan drainase pasar sehingga berdampak membahayakan keselamatan pedagang dan pembeli. Di kala hujan tiba banjir melanda, air menggenangi lingkungan pasar.

Dewan Pembina dan Penasehat IPPTU Dede Setiabudi, S.Hut., M.M angkat bicara terkait persoalan yang meresahkan dan keselamatan para pedagang pasar Cikampek 1 itu.

Baca Juga  Harkopnas ke-79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDKMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya

“Kami mohon Disperindag (Dinas Perindustrian dan perdagangan) Karawang supaya ambil sikap turun tangan untuk mengantisipasi, juga solusi yang terbaik buat para pedagang Cikampek 1 itu,” ungkanya saat dihubungi Terastv.com, Selasa (21/4/2026).

Menurut Dede, penyebabnya PT Celebes selaku pengelola pasar Cikampek 1 tersebut tak profesional dan proporsional dalam manajeialnya.

“Kami sudah membuat surat pernyataan kepada dinas terkait untuk bertindak tegas. Apalagi diduga PT Celebes tak mematuhi kewajiban menunaikan pembayaran untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Karawang,” tutupnya.

Baca Juga  Ibnu Sani Resmi Nahkodai DPD IWO Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Periode 2026 - 2031 ‎

(Dbrong)

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Viral TKA China di Karawang, Imigrasi Tegaskan Seluruh Izin Kerja dan Dokumen Sudah Sesuai Aturan

KARAWANG | Terastv.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China diduga bekerja sebagai pekerja...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal