GoKar
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Pria Ini Jalan Kaki Dari Riau ke Surabaya Demi Ibu yang Sakit, Kisahnya Berubah di Karawang

Terastv.com | Di tengah arus mudik, kisah Arifin dari Pekanbaru menyentuh hati. Berjalan kaki hingga Karawang demi menjenguk ibunya di Surabaya, ia akhirnya mendapat uluran tangan petugas yang membantunya melanjutkan perjalanan.

Arifin berangkat dari Pekanbaru dengan tujuan menjenguk ibunya yang sakit di Surabaya.

“Dari Sumatera, Pekanbaru mau jenguk ibu yang sakit di Surabayat,” ujarnya dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com

Ia hanya membawa pakaian seadanya dalam ransel hitam dan sebuah bantal leher. Namun, setibanya di Jakarta, uang yang dimiliki habis.

Dalam kondisi terbatas, ia sempat menumpang kendaraan hingga Bekasi. Setelah itu, tanpa ongkos, ia melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Karawang.

Baca Juga  IWOI Karawang dan Lapas Kelas IIA Karawang Perkuat Sinergi, Laskar Farm Jadi Model Pembinaan Berbasis Ketahanan Pangan

“Saya berjalan kaki dari Bekasi. Tapi kalau dari Medan ke Bekasi ada tumpangan,” katanya.

Langkah demi langkah ia tempuh, menahan lelah demi bisa sampai ke sisi ibunya.

Ditemukan Petugas dalam Kondisi Lelah
Kisah Arifin berubah ketika petugas pos pengamanan Kaizen melihatnya kelelahan di pinggir jalan. Ia kemudian dibawa ke pos untuk beristirahat.

Setelah berbincang, terungkap bahwa Arifin sedang berjuang menuju Surabaya tanpa ongkos. Petugas tersentuh oleh kisahnya.

Atas arahan Kapolres Karawang, bantuan segera diberikan, yakni:

Tiket bus menuju Surabaya dibelikan.
Uang saku diberikan untuk bekal perjalanan.
Arifin diantar ke Terminal Klari dan dititipkan kepada kru bus agar tiba dengan selamat.
Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian di tengah tugas pengamanan arus mudik.

Baca Juga  Youth & Sports Diplomacy Semakin Kuat, Masuk Capaian Strategis dalam MoU Presiden Prabowo-PM Lawrence Wong

Pesan Kepolisian
Mendapat bantuan di saat paling sulit, Arifin tak kuasa menahan haru. Ia berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada petugas sebelum melanjutkan perjalanan.

Perjalanan panjangnya belum usai, tetapi kini ia tidak lagi berjalan sendirian tanpa arah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri jika mengalami kesulitan di perjalanan.

Pemudik diminta segera mendatangi pos pengamanan terdekat untuk mendapatkan bantuan.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik riuh mudik, ada cerita perjuangan yang membutuhkan uluran tangan sesama.

Sumber : surabaya.tribunnews.com

🔴 TERASTV.com – Dari Teras Digital Menyapa Publik • 📡 Menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya untuk semua kalangan • 🌐 Media digital independen yang mengedepankan fakta, etika, dan keberimbangan berita

Artikel Lainnya

Viral TKA China di Karawang, Imigrasi Tegaskan Seluruh Izin Kerja dan Dokumen Sudah Sesuai Aturan

KARAWANG | Terastv.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China diduga bekerja sebagai pekerja...

Top News

Populer

Daerah

spot_imgspot_img

Pilihan Redaksi

spot_img

Lingkungan

Nasional

Kriminal