KARAWANG | Terastv.com – Persoalan pertanian dan kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan Reses III Masa Sidang Tahun 2026/2027 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Karsim, di Dusun Kobak Karim RT 001/RW 004, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Sabtu (22/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Reses turut dihadiri aparatur Desa Kalangsurya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat.
Salah satu aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi infrastruktur lingkungan. Masyarakat mengusulkan rehabilitasi atap Musholah Al Iman RT 11/RW 04 yang kerap mengalami kebocoran saat hujan.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan rehabilitasi pintu air, pemasangan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) di area TPU, pemagaran TPU, pemasangan AC di Majelis Taklim ibu-ibu, serta pembangunan dan perbaikan drainase.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Karsim menegaskan bahwa dirinya siap menampung dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui DPRD Kabupaten Karawang.
“Silakan sampaikan masalah pertanian kepada saya, pembangunan lainnya yang menyangkut tentang pertanian atau jalan lingkungan dan sebagainya, sampaikan semuanya kepada saya,” kata H. Karsim.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu perhatian penting karena wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Karawang memiliki karakteristik sebagai kawasan pertanian.
H. Karsim juga mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian, terlebih sejumlah wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
“Kabupaten Karawang itu dibagi menjadi dua, yaitu industri dan pertanian. Salah satu pertanian ialah di daerah Dapil kita. Sekarang sudah dikunci menjadi LP2B dan tidak bisa dialihkan menjadi industri,” ujarnya.
Ia menambahkan, tugas seorang wakil rakyat bukan hanya menjalankan aktivitas di gedung DPRD, tetapi juga turun langsung ke masyarakat untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan warga di lapangan.
“Seorang pemimpin itu harus punya tanggung jawab. Makanya saya sebagai wakil rakyat harus bisa menyerap aspirasi dari masyarakat dan akan saya bawa aspirasi dari masyarakat ke DPRD Kabupaten Karawang,” ungkapnya.
Beragam aspirasi yang disampaikan warga menunjukkan bahwa kebutuhan pembangunan di Desa Kalangsurya tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga menyangkut fasilitas dasar yang menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Masyarakat berharap hasil reses tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga, mulai dari perbaikan atap musholah, pintu air, drainase, hingga penerangan dan fasilitas TPU.***




