Terastv.com | – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi potensi lonjakan harga bahan pokok dengan menghadirkan pasar murah di 11 kecamatan.
Tradisi kenaikan harga menjelang Lebaran hampir selalu terjadi setiap tahun.
Sehingga masyarakat kecil sering kali merasakan beban ekonomi yang lebih berat.
Melalui program pasar murah ini, pemerintah berharap kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga lebih terjangkau.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Gayo Lues, Samsul Bahri menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Untuk menghadapi kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, kita mengadakan pasar murah di sebelas kecamatan se-Kabupaten Gayo Lues,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Ia menekankan, bahwa tujuan utama pasar murah adalah meringankan beban warga, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah.
Pasar murah ini akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Dengan demikian, masyarakat dapat tetap memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus khawatir terhadap lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
Program pasar murah di Gayo Lues bukan hanya sekadar solusi jangka pendek, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya.
Kehadiran pasar murah di 11 kecamatan menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah pedalaman.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan suasana Idul Fitri dapat dirayakan dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan, tanpa terbebani oleh harga kebutuhan pokok yang melambung.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi musiman.
Pemerintah berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum pasar murah ini dengan baik, sehingga persiapan menyambut hari kemenangan dapat berjalan lancar dan penuh sukacita




