KARAWANG | Terastv.com – Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) Cabang Rengasdengklok terus memperkuat pelayanan kepada anggota dengan menggelar sosialisasi tingkat desa melalui kegiatan Pertemuan Umum, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Manajer Kopsyah BMI Cabang Rengasdengklok, Sendi, yang menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap konsep koperasi syariah beserta manfaat yang dapat dirasakan oleh para anggota.
Dalam pemaparannya, Sendi mengungkapkan bahwa Kopsyah BMI berdiri sejak tahun 2003 di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Seiring waktu, koperasi ini mengalami perkembangan signifikan dengan jaringan hampir 100 cabang yang tersebar di wilayah Banten dan Jawa Barat.
“Jumlah anggota saat ini mencapai kurang lebih 240 ribu orang dengan dukungan lebih dari seribu karyawan,” jelasnya.
Untuk Cabang Rengasdengklok sendiri, lanjut Sendi, mulai beroperasi sejak tahun 2022 dan berlokasi di Dusun Krajan B, Desa Kertasari. Cabang ini telah melayani 17 desa di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kutawaluya, dan Jayakerta dengan total anggota sebanyak 2.178 orang.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan penjelasan terkait berbagai layanan Kopsyah BMI, mulai dari produk simpanan, pembiayaan, hingga program-program sosial yang dijalankan.
“Tidak hanya fokus pada layanan keuangan, kami juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti pembangunan rumah gratis yang sudah mencapai 566 unit, termasuk tiga unit bagi anggota di Cabang Rengasdengklok,” ujarnya.
Selain program pembangunan rumah, Kopsyah BMI juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial lainnya, seperti santunan, layanan ambulans gratis, dukungan kegiatan masyarakat, pembangunan masjid dan mushola, bantuan bagi anggota terdampak musibah, hingga penyediaan kursi roda.

Sebagai langkah lanjutan, Kopsyah BMI Cabang Rengasdengklok akan mengintensifkan sosialisasi hingga ke tingkat RT, khususnya di Desa Kemiri. Upaya ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami peran koperasi syariah tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi warga.




